Hal-Hal yang Bisa Kamu Lakukan Agar Menjadi Pelari Yang Lebih Baik

0
119
Cara Menjadi Pelari
Cara Menjadi Pelari

Entah Anda tengah berlatih untuk mengikuti perlombaan, atau sekedar ingin berolahraga lari untuk membakar lemak, pasti Anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal dari olahraga tersebut.

Tapi tahukah Anda dengan melakukan hal-hal di bawah ini tidak hanya akan membantu Anda dalam berlari namun juga membuat lari Anda menjadi lebih cepat, lebih lama, dan lebih aman bagi tubuh Anda.

1. Latih Inti Tubuh Anda

Inti tubuh dikenal dengan istilah core dalam dunia olahraga berpusat pada bagian abdominal atau perut. Cross-training adalah salah satu latihan yang penting untuk mempersiapkan diri dalam perlombaan lari menurut Marnie Kunz. Membangun core yang kuat dan stabil akan menjadi permulaan yang baik dalam melakukan olahraga lari.

Mengapa hal ini menjadi penting? Otot perut yang kuat akan membantu Anda untuk mempertahankan postur yang baik selama berlari. Dengan postur yang benar maka akan mengurangi resiko cedera selama berlari.

2. Jangan lupakan untuk melatih otot glutes

Glutes adalah bagian dimana seluruh kekuatan seorang pelari berasal. Menurut Noam Tamir, seorang atlet triatlon yang kini menjadi pelatih lari ternama, kebanyakan pelari berlatih sebelum perlombaan dengan memfokuskan pada otot paha, bokong, dan keseluruhan kaki.

Hal ini penting karena otot glutes yang kuat akan mengurangi rasa sakit yang akan dialami setelah melaksanakan pertandingan. Selain itu, otot glutes yang lemah akan menimbulkan ketegangan pada bagian bawah punggung hingga paha yang mana akan menghambat dalam perlombaan.

3. Penting untuk memperhatikan keluwesan pergelangan kaki

Walaupun terdengar tidak penting, kelenturan pergelangan kaki merupakan aspek yang tidak dapat diabaikan dalam olahraga lari. Pergerakan pergelangan kaki memiliki peran yang penting untuk menjadi pelari yang baik.

Untuk berlari dengan baik, pergelangan kaki anda harus bisa dilenturkan ke belakang (dorsiflexion) sejauh 3 hingga 4 inci yang akan berefek pada berkurangnya tekanan berlebih pada sendi yang lain seperti lutut yang seringkali mengalami cedera.

4. Belajar untuk bernafas dengan benar

Tidak mendapat asupan oksiden yang cukup sering dikarenakan teknik pernapasan yang buruk. Hal sesimpel ini dapat berefek pada kesehatan Anda dan sangat mempengaruhi dalam berlari.

Kebanyakan orang akan bernafas dengan nafas yang sering dan pendek, namun penelitian menyatakan bahwa kebanyakan para atlet lari dapat meningkatkan 30% dalam kapasitas total paru-parunya. Caranya adalah dengan teknik bernafas melalui diafragma. Dengan kata lain, teknik pernafasan ini membantu meningkatkan stamina saat berlari.

5. Gunankan foam roller

Khususnya untuk mereka yang rentan mengalami cedera direkomendasikan untuk menggunakan foam roller setiap hari atau paling tidak setiap sehabis lari. Penggunaan ini juga harus disertai dengan peregangan untuk melemaskan seluruh bagian yang tegang dan mampu membantu dalam mencegah cedera. Menggunakannya sebelum berlari juga dipercaya bermanfaat untuk meningkatkan pergerakan Anda selama berlari.

6. Istirahat dan pulihkan kembali tubuhmu

Berlari memang sangat baik untuk Anda, namun olahraga lari juga tergolong olahraga yang sangat berat untuk tubuh Anda. Dan Anda mungkin ingin melakukannya tiap hari, namun hasilnya hanyalah rasa lelah berkepanjangan karena Anda tidak mendapatkan istirahat yang cukup.

Tidur merupakan sesuatu yang amat penting karena membantu tubuh dalam memperbaiki sel dan memulihkan kembali fungsi hormon. Berendam dalam campuran garam Inggris juga amat direkomendasikan untuk mengurangi peradangan dan menenangkan otot yang tegang.

7. Perhatikan diet Anda

Meskipun Anda mengikuti program latihan terbaik di dunia, apabila Anda masih tidak mengatur pola makan Anda, maka tidak diragukan lagi semuanya adalah hal yang sia-sia. Kebanyakan dari mereka tidak mengkonsumsi makanan yang cukup untuk menghasilkan energi yang dapat menyokong tubuh mereka. Penting untuk memiliki porsi karbohidrat yang cukup pada setiap menu makanan Anda.

Selain itu, diet Anda haruslah seimbang dan selalu sertakan minyak ikan dalam konsumsi harian Anda. Omega-3 yang terkandung dalam minyak ikan baik untuk elastisitas pembuluh darah dan makanan dengan kandungan anti-inflammatory seperti kunyit juga baik untuk mengurangi efek dari sendi yang bergesekan berlebihan selama berlari. Dan jangan pernah lupakan untuk senantiasa mengkonsumsi air putih agar tubuh tidak dehidrasi.

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan agar Anda mendapatkan kualitas lari yang lebih baik dan menurunkan resiko terkena cedera ketika lari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here